Direktur LMAN Rahayu Puspasari mencontohkan sejumlah pengelolaan properti yang menyumbang pendapatan ke kas negara antara lain, aset yang disewakan untuk rumah sakit, sekolah, dan perkantoran. Negara mendapatkan dana lebih dari Rp1 triliun.
"Rumah sakit dan sekolah manfaatnya Rp428 miliar, aset lain paling tepat perkantoran sampai dengan hari ini sebesar Rp99,8 miliar," ucap Rahayu, Rabu (14/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peran utama adalah bagaimana optimalkan aset lain contoh LNG harus bisa dukung ketahanan energi. Ini juga berikan dampak ke produk domestik bruto (PDB)," ujar dia.
"Cukup besar, terdiri dari LNG, properti, dan tanah," imbuh Rahayu.
Mayoritas aset itu berasal dari dua kawasan LNG dengan nilai Rp28,5 triliun. Sementara, aset properti sebesar Rp672 miliar.