Menurutnya, wakil kedua belah pihak akan segera bertemu dalam 10 hari ke depan. "Dan kami harap dapat melakukan pembaruan negosiasi yang substantif, maka kami berencana untuk meminta China datang ke Amerika Serikat dan bertemu dengan pemimpin kami untuk melanjutkan negosiasi," katanya seperti dikutip dari AFP, Senin (19/8).
Sementara itu, Trump dalam kicauannya di Twitter mengatakan akan berupaya untuk berunding secara baik dengan China. Dalam kicauan lain ia menambahkan bahwa ekonomi AS siap untuk bertumbuh besar setelah kesepakatan perdagangan selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perundingan pada awalnya membuat kemajuan dan meningkatkan harapan bahwa damai dagang antara dua negara bisa tercapai dengan cepat.
Tetapi di tengah kemajuan pembicaraan tersebut, Presiden Trump tiba-tiba membatalkan pembicaraan. Pembatalan dilakukan karena ia menuduh China telah mengingkari komitmen yang dicapai dalam perundingan.
[Gambas:Video CNN]
Diskusi dagang kemudian dilanjutkan ketika Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT G-20 di Tokyo pada Juni lalu. Tetapi, tiba-tiba dunia dikejutkan dengan berita baru ketika Trump tiba-tiba mengumumkan bahwa pada 1 September ia memberlakukan tarif 10 persen untuk barang-barang Tiongkok senilai US$ 300 miliar.
Di tengah berita tersebut, AS mengeluarkan pengumuman baru. Mereka akan menunda pengenaan tarif tersebut sampai 15 Desember agar tidak memberatkan masyarakat AS yang hendak merayakan natal.
(afp/agt)