Sementara harga pembelian kembali (buyback) menurun Rp6.000 dari Rp684 ribu per gram menjadi Rp678 ribu per gram. Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp399 ribu, 2 gram Rp1,44 juta, 3 gram Rp2,14 juta, 5 gram Rp3,56 juta, 10 gram Rp7,06 juta, 25 gram Rp17,55 juta, dan 50 gram Rp35,03 juta.
Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp70 juta, 250 gram Rp174,75 juta, 500 gram Rp349,3 juta, dan 1 kilogram Rp698,6 juta. Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kilau Harga Emas Bikin Saham Emiten Mengilap |
Menurutnya, pelemahan harga emas terjadi karena sinyal ketidakpastian dari perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Hal ini terjadi karena Presiden AS Donald Trump mengeluarkan kebijakan untuk menunda pemberlakuan kenaikan tarif bea masuk impor bagi produk-produk dari China.
Meski mengarah pada hal positif, namun hal ini mengurangi permintaan pelaku pasar terhadap aset safe haven, seperti emas. Walhasil, pergerakan harga emas cenderung melemah.
[Gambas:Video CNN]
Kemudian, ada pula sentimen dari penantian pasar terhadap pelonggaran tingkat bunga acuan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve. Pasar, katanya, berekspektasi bahwa The Fed akan kembali menurunkan bunga sebesar 25 basis poin (bps).
"Dengan kedua sentimen ini, sehingga emas melemah," ungkap Ibrahim. (uli/agt)