Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) turun Rp1.000 dari Rp684 ribu per gram menjadi Rp683 ribu per gram. Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp402,5 ribu, 2 gram Rp1,46 juta, 3 gram Rp2,17 juta, 5 gram Rp3,6 juta, 10 gram Rp7,13 juta, 25 gram Rp17,73 juta, dan 50 gram Rp35,38 juta.
Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp70,7 juta, 250 gram Rp174,75 juta, 500 gram Rp352,8 juta, dan 1 kilogram Rp705,6 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi para analis memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunganya pada bulan September, Oktober, dan Desember. Jerome Powell (Gubernur The Fed) diprediksi akan memangkas suku bunga lima kali sebelum April 2020," ungkap Ibrahim kepada CNNIndonesia.com, Kamis (22/8).
[Gambas:Video CNN]
Selain itu, menurutnya, pergerakan harga emas dunia juga akan terpengaruh kebijakan moneter yang akan diambil bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB). ECB diperkirakan akan mengeluarkan kebijakan moneter baru lantaran perlambatan ekonomi mulai menyerang satu per satu negara di Benua Biru.
"Ekonomi Jerman mungkin terus menyusul selama mustim panas karena produksi industri menurun. Itu berarti ekonomi terbesar zona euro sekarang dalam resesi," terangnya.
Lebih lanjut,Ibrahim memproyeksi harga emas dunia akan resistance di posisi US$1.519,3 per troy ons dan support di US$1.481,2 per troy ons pada hari ini.
Lihat juga:Kilau Harga Emas Bikin Saham Emiten Mengilap |