Di sisi lain, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp8.000 dari Rp692 ribu per gram menjadi Rp700 ribu per gram pada hari ini.
Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp411,5 ribu, 2 gram Rp1,49 uta, 3 gram Rp2,22 juta, 5 gram Rp3,69 juta, 10 gram Rp7,31 juta, 25 gram Rp18,18 juta, dan 50 gram Rp36,28 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp72,5 juta, 250 gram Rp181 juta, 500 gram Rp361,8juta, dan 1 kilogram Rp705,6 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pergerakan harga emas akan meningkat karena sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dengan China kembali membuat pasar bergejolak. Hal ini kemudian membuat pelaku pasar mencari aset safe haven, seperti emas, sehingga pergerakan harga ikut meningkat.
"China kembali membalas kenaikan tarif 30 persen, lalu Presiden AS Donald Trump 'ngambek' membalas dengan menyuruh perusahaan AS hengkang dari China. Respons Trump memantik pelaku pasar," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (26/8).
Selanjutnya, sentimen pergerakan harga emas dari arah kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve sudah benar-benar berakhir. Gubernur The Fed Jerome Powell pada akhirnya tetap memiliki bersikap tidak agresif atau dovish terhadap kenaikan tingkat suku bunga acuan.
Di luar AS, sentimen pergerakan harga emas juga terpengaruh kondisi pasar yang merespons uji coba peluncuran misil Korea Utara. "Ini semakin bikin panas (pasar)," katanya.
[Gambas:Video CNN] (uli/lav)