Rupiah tidak melemah sendirian. Sejumlah mata uang di kawasan Asia juga melemah terhadap Dolar. Pelemahan tersebut dialami peso Filipina sebesar 0,22 persen, won Korea 0,64 persen dan won Taiwan 0,39 persen.
Tapi di tengah pelemahan tersebut, sejumlah mata uang Asia lainnya justru menguat. Penguatan dialami oleh baht Thailand sebesar 0,06 persen, rupee India sebesar 0,21 persen, dan yen Jepang yang menguat 0,12 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dari sentimen perang dagang, Ibrahim mengatakan rupiah juga mendapatkan tekanan dari intervensi yang dilakukan oleh Trump terhadap kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral AS The Fed. Beruntung, rupiah katanya diselamatkan oleh pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan oleh BI pekan lalu.
Ia memprediksi dengan sentimen tersebut, rupiah pada perdagangan awal pekan ini akan tertekan ke kisaran Rp14.228 sampai dengan 14.295 per dolar AS.
[Gambas:Video CNN] (agt/agt)