Beasiswa tersebut diserahkan oleh Mining and Minerals Industry Indonesia (MMII) selaku lembaga riset yang dikelola MIND ID. Kepala Divisi MMII Ratih Amri mengatakan MIND ID akan terus melaksanakan komitmennya untuk memajukan bangsa Indonesia salah satunya melalui pendidikan.
"Program beasiswa ini kami harapkan dapat mendorong kemajuan pendidikan yang berkualitas," ujar Ratih pada acara Temu Nasional dan Workshop Mata Kuliah III Forum Komunikasi Program Studi Teknik Pertambangan se-Indonesia 2019, Jumat (23/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak hanya memberikan tunjangan bulanan, namun juga program pembinaan. Melalui program tersebut, para penerima beasiswa nantinya dibekali dengan keahlian non-akademik seperti cara berkomunikasi yang efektif, kepemimpinan, tata cara presentasi, dan pembekalan materi untuk memperluas wawasan. Agar ketika lulus, mereka sudah mempunyai bekal yang cukup untuk terjun ke dunia kerja," ujarnya.
"Semoga mereka semakin termotivasi untuk terus maju karena sudah mendapat bantuan ekonomi hingga lulus. Dengan adanya pelatihan dari MIND ID dan Yayasan Karya Salemba Empat, kami berharap dapat mencetak lulusan yang berkualitas," ujar Apolo.
Sebagai informasi, MIND ID adalah BUMN yang menaungi 5 perusahaan industri tambang terbesar di Indonesia, yakni PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), dan PT Timah Tbk. (fef)