Pagi hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia melemah 0,02 persen, baht Thailand melemah 0,04 persen, yen Jepang melemah 0,07 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,16 persen.
Sementara itu, terdapat mata uang yang menguat seperti dolar Hong Kong sebesar 0,01 persen, dolar Singapura sebesar 0,03 persen, dan peso Filipina sebesar 0,11 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi pasar masih dibayangi oleh kekhawatiran perang dagang. Kemungkinan pasar juga masih mencari petunjuk baru soal perang dagang," jelas Ariston kepada CNNIndonesia.com, Rabu (28/7).
Namun, indeks dolar AS juga melemah setelah indeks keyakinan konsumen AS tercatat 135,1 pada Agustus atau turun dibanding Juli yakni 135,8. Padahal, jika indeks ini membaik, maka indeks dolar diperkirakan juga akan membaik.
"Seharusnya, hasil data yang lebih bagus dari ekspektasi bisa mendorong penguatan dollar AS. Adapun potensi rupiah hari ini sebesar Rp14.200 hingga Rp14.280 per dolar AS," tutur dia.
[Gambas:Video CNN] (glh/lav)