Kemendagri Sebut 1.097 BUMD Hanya Cetak Untung Rp10 T

CNN Indonesia | Rabu, 28/08/2019 14:39 WIB
Kemendagri Sebut 1.097 BUMD Hanya Cetak Untung Rp10 T Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan 1.097 BUMD hanya beri laba Rp10 triliun. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mencatat kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sampai saat ini masih buruk. Kondisi tersebut tercermin dari kondisi keuangan mereka.

Catatan Kementerian Dalam Negeri, saat ini ada 1.097 BUMD di seluruh Indonesia. Total aset ke-1.097 BUMD tersebut mencapai Rp340,118 triliun.

Tapi sayang dari ribuan BUMD tersebut, jumlah laba yang dihasilkan hanya Rp10 triliun saja. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan jumlah laba yang kecil tersebut terjadi karena BUMD banyak yang merugi.


BUMD tersebut salah satunya Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM). Catatannya, 70 persen PDAM yang ada di Indonesia merugi. Padahal selama ini, pemerintah mengucurkan subsidi Rp5 triliun untuk PDAM tersebut.

Atas kondisi itulah, Tjahjo mengatakan pihaknya akan mengadu ke Presiden Jokowi.

"Kami melapor ke Presiden, melapor ke Menteri Keuangan juga, ini kalau enggak disubsidi oleh pemerintah pusat ini collapse, karena rugi semua," kata Tjahjo dalam Rakornas Keuangan Daerah 2019 di Hotel Grand Paragon, Jakarta, Rabu (28/8).

"Kalau PDAM, harusnya untung, tapi untungnya dibagi-bagi, ya entah dibagi oleh siapa, saya enggak ngomong ya. Ini kok masa semua hampir 70 persen PDAM rugi, total rugi semua, ini kan kasihan," ucap dia.

Selain itu, Tjahjo juga mengatakan untuk membenahi BUMD yang rugi pihaknya akan menggandeng Otroritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyampaikan pihaknya ikut turun tangan soal BUMD karena ada potensi kerugian.

Padahal BUMD dibentuk sebagai penggerak perekonomian daerah.

"Pertama kadang kompetisi yang tidak adil, kemudian ada transaksional, tadi pak Mendagri menjelaskan soal BPR (Bank Perkreditan Rakyat dengan BPD (Bank Pembangunan Daerah), hal-hal yang di dalamnya ada conflict of interest," ujar Saut.

[Gambas:Video CNN] (dhf/agt)