Pada Selasa (27/8) lalu, dalam artikel opini untuk Bloomberg News yang dikutip Reuters, mantan Pimpinan The Fed New York William Dudley meminta Jerome Powell, Gubernur The Fed saat ini, untuk mengabaikan tuntutan Trump yang ingin memangkas suku bunga acuan.
Powell didesak untuk mengatakan kepada pemerintah bahwa The Fed tak akan 'menalangi' pemerintah karena pilihan buruk dalam agenda ekonominya, terutama perdagangan internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa perusahaan AS telah memangkas belanja dan menahan pengembangan usaha untuk mengantisipasi perang dagang. Saat itu, Powell mengatakan ketidakpastian ekonomi yang terjadi saat ini merupakan tantangan yang belum pernah dialami The Fed sebelumnya.
"Jika tujuan kebijakan moneter adalah untuk mencapai hasil ekonomi jangka panjang terbaik, maka pejabat The Fed harus mempertimbangkan bagaimana keputusan mereka akan mempengaruhi hasil politik pada tahun 2020," tulis Dudley.
[Gambas:Video CNN]
Sebagai pimpinan The Fed New York sejak 2009 hingga 2018, Dudley merupakan wakil ketua komite yang menetapkan suku bunga AS selama periode kritis setelah krisis keuangan global.
Sebelumnya, Trump menuduh tanpa bukti bahwa The Fed di bawah kepemimpinan Presiden Barack Obama sengaja mempertahankan suku bunga rendah atas perintah mantan presiden untuk mencegah gelembung ekonomi pecah.
Dalam sepekan terakhir, Trump telah mencuit hingga 11 kali yang berisi kritikan terhadap The Fed. (reuters/lav)