Sebelumnya, kesalahan sistem TI perseroan membuat saldo rekening 1,5 juta nasabah berubah. Sebagian saldo nasabah berkurang, sebagian lainnya bertambah.
Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengungkapkan hingga kini, masih ada nasabah yang belum mengembalikan kelebihan saldonya. Namun, perusahaan tidak akan terburu-buru mengejar nasabah-nasabah tersebut mengingat jumlahnya diklaim tidak signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi perusahaan, persoalan dianggap sudah selesai karena 99,99 persen uang sudah dikembalikan. Jumlah uang yang belum kembali bagi perusahaan tidak signifikan.
Disebut Rohan, saat ini uang yang belum dikembalikan tinggal puluhan juta rupiah dari sebelumnya mencapai miliaran rupiah. Jumlah nasabah yang belum mengembalikan disebut Rohan masih ada puluhan dari tadinya sebanyak ribuan nasabah.
Perusahaan, sambung dia, sebenarnya bisa langsung memangkas saldo nasabah yang berlebih. Namun, bank berlogo pita emas ini memilih untuk melakukan pendekatan dengan nasabah. Dalam hal ini, pemangkasan saldo dilakukan atas sepengetahuan nasabah.
"(Pemangkasan otomatis) itu tidak dilakukan, pendekatan saja kan mereka nasabah. Orang nggak akan lari-lari ke mana-mana kan nasabah kami," tandasnya.
[Gambas:Video CNN] (sfr/bir)