"AS harus belajar bagaimana berperilaku berhenti bertindak sebagai 'pengganggu.' Sebagai negara adikuasa, ia harus memikul tanggung jawab semestinya dan bergabung dengan negara-negara lain untuk menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik dan lebih makmur. Dengan begitu, Amerika bisa menjadi hebat kembali," tulis Xinhua, dilansir Reuters, Minggu (1/9).
Zhong Sheng, seperti tertulis dalam harian lokal, menyebut tarif tidak bisa menghambat perkembangan China. Ia bahkan berkeyakinan perekonomian China masih akan booming dan menarik investasi masuk dari perusahaan-perusahaan asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia meningkatkan tarif yang ada dan direncanakan sebesar 5 persen pada impor China senilai sekitar US$550 miliar setelah China mengumumkan tarif pembalasannya atas barang-barang AS.
Sementara, tarif tambahan 15 persen untuk telepon seluler, komputer laptop, mainan dan pakaian mulai berlaku pada 15 Desember mendatang.
[Gambas:Video CNN] (reuters/bir)