Penerapan tarif impor baru makin mengerek kekhawatiran pasar terhadap pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak mentah.
Dilansir dari Reuters, Selasa (3/9), harga minyak mentah berjangka Brent turun US$0,59 menjadi US$58,66 per barel setelah sempat tertekan hingga US$58,1 per barel selama sesi perdagangan berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di AS, Badai Topan Dorian diramal menyebabkan hujan lebat sepanjang Senin hingga Rabu pekan ini di Pesisir Samudra Atlantik, Florida, AS. Setelah itu, badai akan bergerak ke pesisir Georgia dan Carolina Utara AS.
[Gambas:Video CNN]
Pusat Badai Nasional AS menyatakan Badai Dorian tidak akan menerjang langsung daratan AS. Jika tetap di lepas pantai, badai kemungkinan tidak akan menekan permintaan bahan bakar yang biasanya terjadi ketika terjadi banjir dan mati listrik.
Lebih lanjut, perusahaan energi AS memangkas jumlah rig pengeboran selama sembilan bulan berturut-turut ke level terendah sejak Januari 2018. Adapun total produksi minyak mentah Negeri Paman Sam pada Juni lalu merosot untuk dua bulan berturut-turut, sesuai data resmi Badan Administrasi Informasi Energi AS yang dirilis Jumat (31/8) lalu. (sfr/bir)