Dalam prosesnya, Sunarso juga mengatakan perusahaan akan berfokus melakukan pembinaan sumber daya manusia, khususnya dalam pengembangan teknologi digital. Hal itu dilakukan untuk menjaga daya saing di tengah perubahan teknologi yang sangat cepat.
"Dalam rangka lebih fokus kepada UMKM, saya katakan tadi kami tidak punya pilihan lain kecuali harus 'go smaller, go shorter'. Tujuannya, supaya menjangkau layanan kepada masyarakat lebih luas dengan biaya semurah mungkin," ungkap Sunarso.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BRI memutuskan untuk menunjuk Sunarso menjadi direktur utama yang baru. Sunarso menggantikan Suprajarto yang beberapa waktu lalu ditunjuk menjadi direktur utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) atau BTN.
Suprajarto memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan beberapa saat setelah ditunjuk untuk memimpin BTN.
RUPSLB juga menetapkan direksi baru yaitu Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama, kemudian Herdy Rosady Harman, Agus Sudiarto, Agus Noorsanto dan Azizatun Azhimah masing-masing menjabat sebagai Direktur Bank BRI. Sementara Loeke Larasati Agoestina sebagai Komisaris Bank BRI.
Pengangkatan direksi baru ini akan berlaku efektif setelah uji kemampuan dan kepatutan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
[Gambas:Video CNN] (hns/lav)