Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp412 ribu, 2 gram Rp1,49 juta, 3 gram Rp2,22 juta, 5 gram Rp3,69 juta, 10 gram Rp7,32 juta, 25 gram Rp18,2 juta, dan 50 gram Rp36,33 juta.
Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp72,6 juta, 250 gram Rp181,25 juta, 500 gram Rp362,3 juta, dan 1 kilogram Rp724,6 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, sambung Suluh, sentimen global yang datang memang mendukung penguatan harga emas ke depan. Misalnya, rilis data indeks manufaktur Amerika Serikat yang diluar dugaan, yakni hanya menembus angka 49 yang menandakan tidak ada ekspansi di industri Negeri Paman Sam.
"Ketika data tersebut rilis dan tidak sesuai dengan harapan, maka dolar AS akan melemah dan harga emas melambung tinggi ke level spot US$1.549,8 per troy ons," katanya kepada CNNIndonesia.com.
Lihat juga:Rupiah Menguat ke Rp14.215 per Dolar AS |
Faktor lain, kata Suluh, lantaran China sudah menyatakan secara resmi keberatannya akan berbagai kebijakan tarif bea masuk impor yang dipasang AS ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO). Menurutnya, berbagai sentimen ini bukan tidak mungkin akan memacu harga emas secara perlahan sampai sore nanti.
"Emas semakin dekat dengan level resistance US$1.600 per troy ons. Bukan hal yang mustahil untuk menyentuh level tersebut ketika September berakhir," katanya.
Meski begitu, ia memperkirakan harga emas dunia akan bergerak di rentang US$1.5130 sampai US$1.570 per troy ons pada hari ini.
[Gambas:Video CNN] (uli/bir)