Sebelumnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konstribusi industri manufaktur terhadap perekonomian kian menurun. Pada kuartal II 2019 lalu, kontribusi industri manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi menciut menjadi 19,52 persen dari periode yang sama tahun lalu, 19,8 persen.
Padahal, satu dekade lalu, kontribusi industri manufaktur masih di atas 20 persen. "Kesepakatan tersebut diambil setelah Rakorpusda melakukan asesmen prospek dan tantangan industri manufaktur, serta menyepakati strategi percepatan pengembangan ke depan," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Gedung Thamrin BI, Rabu (4/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelima, mendorong pembiayaan melalui pembiayaan yang berwawasan lingkungan (green financing) melalui pelonggaran loan to value (LTV) dan uang muka, serta pelebaran Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dan perluasan cakupan komponen sumber funding.
Terakhir, mendukung promosi perdagangan dan investasi industri manufaktur.
Hal ini dilakukan melalui fasilitasi negosiasi untuk menjadi pemasok brand global; percepatan ratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement / IA-CEPA) negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement / IEU- CEPA); dan, pemanfaatan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Chili (Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement/ IC-CEPA).
[Gambas:Video CNN]
Selain itu, upaya mendukung promosi perdagangan dan investasi industri juga dilakukan melalui penyelenggaraan West Java Investment Summit (IRU-RIRU-GIRU); dan (v) pameran, misi dagang, serta business matching, antara lain Trade Expo Indonesia di Jakarta.
"Rakorpusda juga menyepakati strategi pengembangan industri manufaktur yang dilakukan secara terkoordinasi, terintegrasi, dan berkelanjutan yang didukung keterlibatan aktif pelaku industri," tuturnya.
Fokus pengembangan produk dimulai pada industri otomotif, tekstil & produk tekstil (TPT), dan alas kaki, serta industri lainnya yang mendukung pengembangan produk-produk di industri tersebut.
Menurut Perry, kinerja sektor manufaktur perlu terus didorong mengingat sektor ini memiliki hubungan yang panjang dan kuat dengan berbagai sektor ekonomi lain. Peran tersebut strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung perbaikan neraca transaksi berjalan Indonesia.
"Selain sinkronisasi, kami juga bisa mendapatkan masukan," jelasnya.
Misalnya, meski pemerintah sudah membangun infrastruktur utama, letak sentra industri bisa jadi belum bisa dijangkau oleh infrastruktur itu. Karenanya, perlu dibangun akses jalan yang menghubungkan antara infrastruktur utama ke sentra industri tersebut.
"Ada banyak hal yang kami tidak tahu detailnya di lapangan," ucapnya.
Dengan sinergi yang dilakukan, Darmin berharap terjadi penyempurnaan kebijakan ke depan.