Dilansir dari Reuters pada Senin (9/9) Fitch menyebut skenario keluarnya Inggris tanpa kesepakatan berpotensi memicu resesi besar pada 2020 mendatang. Pasalnya, skenario Brexit tanpa kesepakatan berpotensi menekan prospek pertumbuhan ekonomi zona Eropa.
Catatan tersebut juga menunjukkan bahwa selain masalah Brexit, ekonomi Uni Eropa juga akan mendapatkan tekanan dari perlambatan ekonomi China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut mereka, yang mengalami tekanan kemungkinan hanya Hong Kong. Tekanan ekonomi atas negara tersebut terjadi akibat aksi unjuk rasa menentang pembahasan Rancangan Undang-undang Ekstradisi yang berlangsung berbulan-bulan.
Atas proyeksi tersebut, Fitch memperkirakan sejumlah bank akan menurunkan suku bunga acuan mereka agar ekonomi tetap tumbuh. Untuk AS, mereka meramalkan The Fed akan memangkas bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Desember nanti.
[Gambas:Video CNN] (hns/reuters/agt)