Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengungkapkan perusahaan baru saja menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan sejumlah pihak tersebut Selasa (9/10) kemarin.
"Alhamdulillah kami sudah MoU ya, perjanjian kerja sama dengan TNI untuk memudahkan kami melakukan pemeliharaan jaringan dan meminimalkan gangguan transmisi," ucap Sripeni, Selasa (10/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia menyatakan bahwa perusahaan telah membayarkan kompensasi kepada seluruh pelanggan yang kena dampak dari mati listrik awal Agustus lalu. Total kompensasi yang digelontorkan PLN sebesar Rp839,88 miliar dengan jumlah pelanggan sebanyak 21,98 juta.
Lalu, PLN membayarkan kompensasi untuk 4,47 juta pelanggan di Jakarta sebesar Rp311,78 miliar. Kemudian, nilai kompensasi di Banten sebesar Rp165 miliar untuk 3,22 juta pelanggan.
"Pembayaran kompensasi periode Agustus 2019 kemarin sudah dilaksanakan, direalisasikan pada September ini untuk pelanggan pasca bayar dan pra bayar," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (aud/lav)