Menteri Transportasi Prancis Jean-Baptiste Djebbari mengatakan Aigle Azur mengajukan pailit pada akhir pekan lalu. Maskapai yang menerbangkan total 1,9 juta penumpang pada tahun lalu tersebut secara tiba-tiba membatalkan seluruh penerbangannya.
Akibatnya, Djebbari menuturkan bukan cuma 1.150 karyawan dan 500 awak pesawat yang terdampak pailit Aigle Azur, tetapi juga belasan ribu pelancong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djebbari memperkirakan proses pemulangan penumpang akan memakan waktu tiga minggu, meskipun maskapai Prancis lainnya ikut memberikan bala bantuan.
Di antara partner strategis yang menawarkan diri tersebut, berdasarkan informasi AFP, antara lain Air France, Easy Jet yang memiliki Air Caraibes. Namun, keduanya hanya menawarkan pengambilalihan saham sebagian. Bukan seluruhnya.
Termasuk juga, HNA Group, konglomerat asal China yang menerbangkan pesawat Hainan Airlines selaku pemegang 49 persen saham Aigle Azur. Kemudian, maskapai asal Amerika Serikat yang menerbangkan JetBlue dan TAP Air Portugal, serta satu pengusaha Prancis bernama Gerard Houa.
[Gambas:Video CNN] (cnn/bir)