Sriwijaya Air Rombak Direksi, Citilink Pastikan Tetap Kongsi

CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 10:35 WIB
Sriwijaya Air Rombak Direksi, Citilink Pastikan Tetap Kongsi Maskapai Citilink. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Citilink Indonesia menegaskan kerja sama manajemen (KSM) dengan PT Sriwijaya Air masih berjalan normal setelah terjadi perombakan direksi di tubuh Sriwijaya Air.

"KSM masih berjalan normal kok," ungkap VP Corporate Secretary & CSR Citilink Indonesia Resty Kusandarina, Rabu (11/9).

Ia juga memastikan operasional Citilink Indonesia tak berpengaruh dengan perubahan susunan direksi di Sriwijaya Air dan KSM yang dijalin bersama perusahaan tersebut.


"Operasional masih berjalan normal, tidak terpengaruh dengan KSM ini," katanya.

Sebelumnya, CNNIndonesia.com mendapatkan surat yang menyatakan bahwa Citilink Indonesia keberatan dengan keputusan pemegang saham Sriwijaya Air yang merombak susunan direksi Sriwijaya Air tanpa berkoordinasi terlebih dahulu. Padahal, kedua perusahaan ini sedang melakukan kerja sama.

Maka itu, Citilink Indonesia mengundang perwakilan dari Sriwijaya Air dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk rapat hari ini. Terkait hal itu, manajemen Citilink Indonesia enggan berkomentar.

"Saat ini belum bisa berkomentar apa-apa. Semua itu masih proses, nantilah tunggu pernyataan resmi," ucap Direktur Niaga Citilink Indonesia Benny Rustanto.

Ia juga tak memastikan apakah nantinya akan ada perubahan dalam perjanjian KSM yang terjalin antara Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air pasca perubahan direksi tersebut.

"Kami belum bisa berkomentar apapun," jelasnya.

Dari dokumen yang diterima oleh CNNIndonesia.com, pemegang saham mencopot Joseph Adriaan Saul dari posisinya sebagai Direktur Utama Sriwijaya Indonesia. Kemudian, Direktur Sumber Daya Manusia dan Layanan Harkandri M. Dahler dan Direktur Komersial Joseph K. Tendean juga diberhentikan.

"Keputusan Dewan Komisaris PT Sriwijaya Air mengangkat Bapak Anthony Raimond Tampubolon selaku Plt Direktur Utama, Plt Direktur of Human Capital and Service dan Plt Director of Commercial," dikuti dalam surat pemberitahuan yang diterbitkan Sriwijaya Air.

Selain itu, Robert D. Waloni berperan sebagai pelaksana tugas harian direktur utama. Sementara itu, Rifai menjabat sebagai pelaksana tugas harian Direktur Komersial.

Menhub Tak Tahu Sriwijaya Air Rombak Direksi 

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku belum tahu soal perombakan jajaran direksi PT Sriwijaya Air yang diputuskan melalui rapat dewan komisaris dan direksi, Senin (9/9) kemarin.

Ia mengatakan bakal mempelajari dahulu latar belakang pemegang saham mengubah susunan direksi Sriwijaya Air terlebih dahulu sebelum berkomentar lebih lanjut.

"Saya belum tahu. Mau saya pelajari dulu," kata Budi kepada CNNIndonesia.com.

Ia tak memastikan apakah akan memanggil pihak Sriwijaya Air dalam waktu dekat untuk meminta penjelasan kepada perusahaan. "Saya cek," imbuh Budi.

[Gambas:Video CNN] (aud/lav)