"Selama beberapa tahun, Bekraf bekerja sama dengan putra almarhum, Ilham Habibie dalam menyelenggarakan Bekraf-Habibie Festival," ujar Triawan kepada CNNIndonesia.com kala berbagi kisah mengenai sosok almarhum Habibie, Rabu (11/9).
Kala itu, kisah Triawan, Bekraf setuju menggelar festival tersebut dalam rangka memperkenalkan sektor ekonomi kreatif di bidang teknologi. Pada masa itu, sambungnya, Triawan berinteraksi cukup intens dengan almarhum. Mulai dari saling berbagi gagasan, konsep acara, hingga target-target yang ingin dicapai dari festival tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mengenal Mobil Nasional Maleo ala Habibie |
"Kami sangat kehilangan putra terbaik dari yang terbaik di bangsa ini," imbuhnya.
Saat ini, Triawan masih berada di Uni Emirat Arab (UEA) dalam rangka kedinasan. Ia berharap masih memiliki waktu yang cukup untuk kembali ke Indonesia dan melayat almarhum Habibie.
"Semoga terkejar untuk ikut melayat jenazah almarhum," tuturnya.
Habibie menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta pada Rabu (11/9). Habibie meninggal pada pukul 18.05 WIB di usia 83 tahun.
"Bapak sudah tidak ada pada pukul 18.05 WIB," ujar putra Habibie Thareq Kemal kepada wartawan.
[Gambas:Video CNN] (uli/lav)