Dikutip dari Antara, penerbangan pesawat maskapai Citilink rute Pekanbaru-Yogyakarta terpaksa ditunda dari jadwal seharusnya. Kemudian pesawat maskapai Citilink tujuan Jakarta dan Lion Air tujuan Medan juga mengalami nasib yang sama.
Tk berhenti di sana, Garuda Indonesia tujuan Jakarta juga menunda jadwal penerbangan selama satu jam. Seharusnya pesawat dijadwalkan lepas landas pukul 11.05 WIB, namun mundur menjadi 12.05 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandara internasional tersebut memiliki perangkat Instrument Landing System (ILS) yang sangat membantu pada kondisi kabut asap pekat.
ILS membantu pilot untuk mendaratkan pesawat tepat pada garis tengah lepas pacu (runway) dan dengan sudut pendaratan yang tepat. Alat ini bisa membantu penerbangan untuk jarak pandang 800 meter-1000 meter.
Pemanduan dilakukan agar pilot mengetahui jarak pesawat terhadap area pendaratan pada runway, dan mengatur posisi kanan-kiri pesawat, sehingga dapat mendarat dengan tepat di garis tengah landasan.
Namun, kondisi kabut asap pada hari ini lebih pekat dari waktu sebelumnya. Staf Analisa BMKG Stasiun Pekanbaru, Bibin Sulianto mengatakan kabut asap akibat karhutla yang semakin pekat membuat jarak pandang di sejumlah daerah turun drastis hanya berkisar 200 hingga 400 meter.
[Gambas:Video CNN] (antara/lav)