"Sampai saat ini belum ada yang ajukan izin ke kami. Mungkin mereka sedang melengkapi persyaratan untuk rekomendasi," kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana, Senin (16/9).
Ia mengatakan Kemendag telah menerima surat penugasan impor dari Kementerian BUMN. Dengan terbitnya surat penugasan impor itu, maka Kemendag tinggal menunggu pengajuan SPI dari tiga perusahaan pelat merah. Ia mensinyalir ketiganya masih menyelesaikan persyaratan administrasi dan rekomendasi dari Kementerian Pertanian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi (jatah impor daging kerbau India) 100 ribu ton akan dikurangi 20 ribu ton sehingga tinggal 80 ribu ton. Lalu, yang 20 ribu ton direalokasi ke (daging sapi) Brasil. Tapi tergantung Perum Bulog lagi apakah dia akan mengajukan itu," jelasnya.
Jika Perum Bulog menginginkan jatah impor daging sapi dari Brasil sebanyak 30 ribu ton, maka mereka harus mengajukan perubahan SPI untuk impor daging kerbau India sebanyak 100 ribu ton.
Impor daging sapi Brasil bertujuan untuk menjaga stabilitas harga daging sapi di pasar.Mengutip Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) harga daging sapi kualitas 1 tercatat sebesar Rp121.450 per kilogram (Kg) naik Rp250 per Kg. Sedangkan daging sapi kualitas 2 tercatat sebesar Rp111.600 per Kg turun Rp150 per Kg.
[Gambas:Video CNN] (agt)