Group Head Sales Channel dan Sharia Unit Link Aja Widjayanto Djaenudin mengatakan saat ini pelanggan LinkAja mencapai 30 juta. Ia berharap dari pelanggan tersebut, beberapa di antaranya bisa beralih ke LinkAja Syariah.
"Secara flow ini adalah fitur di LinkAja secara aplikasi akan memiliki LinkAja syariah. Sebetulnya kami menjangkau pengguna yang sudah ada untuk bisa beralih ke syariah," kata Widjayanto di Jakarta, Senin (16/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedepan, potensi ekonomi syariah besar sekali. Indonesia dengan mayoritas (penduduk beragama) Islam terbesar di dunia. Sisi Fintech masih minim, bisa dibilang masih pioner sistem pembayaran ini. Jadi LinkAja syariah ke depan bisa sama-sama mengembangkan ekosistem ekonomi syariah," tutur Widjayanto.
Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) Afdhal Aliasar mengatakan peluncuran LinkAja syariah akan dilakukan bertepatan dengan festival syariah internasional yang diinisiasi bersama Bank Indonesia (BI).
"Insyaallah kami akan meminta Pak Presiden (Jokowi) untuk launching (meluncurkan) LinkAja Syariah sebagai alat pembayaran digital di Indonesia," katanya.
[Gambas:Video CNN] (sas/agt)