"Data neraca perdagangan yang baru dirilis menunjukkan hasil yang kurang baik, "ujar Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan dalam risetnya, Selasa (17/9).
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$80 juta pada Agustus 2019. Posisi ini membaik dari Juli 2019 yang mengalami defisit US$63,5 juta dan Agustus 2018 yang defisit US$1,02 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara teknikal kami masih proyeksikan IHSG masih akan mengalami pelemahan," tuturnya.
Ia memprediksi IHSG akan bergerak di rentang 6.170-6.263.
Lihat juga:Cukai Naik, Saham Emiten Rokok Berguguran |
Mengutip Reuters, saham-saham utama Wall Street kompak melemah pada perdagangan Senin (16/9). Serangan di fasilitas minyak Arab Saudi akhir pekan lalu menambah kekhawatiran investor tentang risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi global.
Dow Jones turun 143,24 poin atau 0,53 persen menjadi 27.076. Lalu, S&P 500 melemah 9,38 poin atau 0,31 persen menjadi 2.998 dan Nasdaq Composite turun 23,17 poin atau 0,28 persen menjadi 8.153.
[Gambas:Video CNN] (ulf/lav)