"Dari informasi anggota kami, sejumlah tamu dari beberapa rombongan yang akan ke Kalimantan Barat harus batal karena kabut asap. Nah, itu tentu mempengaruhi tingkat hunian," ujar Yuliardi seperti dikutip dari Antara, Selasa (17/9).
Bahkan, ia memperkirakan jika kabut asap terus berlanjut, tingkat hunian hotel di Kalbar bisa tertekan hingga tersisa 20 persen dari hari biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap kondisi segera normal kembali. Ia juga meminta semua pihak untuk terus berdoa agar segera hujan dan sumber api mati.
"Terpenting, ke depan pencegahan kebakaran hutan dan lahan sangat perlu diperhatikan. Kalau tidak aktivitas ekonomi bisa lumpuh," kata dia.
"Kalau terus begini keadaannya bisa jadi kami akan mengalami penurunan tingkat hunian minimal 20 persen dari hari biasa," jelasnya.
Senada, General Manager Mercure Hotel Pontianak Arman mengaku tingkat hunian hotelnya turun 12 persen selama dua hari terakhir seiring kabut asap yang kian parah.
"Tentu kabut asap sangat berpengaruh dengan tingkat hunian di hotel kami. Semoga semua cepat berlalu kabut asap ini," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (antara/sfr)