Meskipun dikemas dengan bagus, kualitas beras tidak sesuai dengan kemasannya. Penipuan tersebut katanya cukup merugikan masyarakat penerima bantuan.
Pasalnya, dengan harga yang lebih mahal, mereka mendapatkan beras yang kualitasnya tidak sesuai dengan aslinya. Kerugian materi yang dialami penerima bantuan ia perkirakan mencapai Rp30 ribu per penerima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, Buwas belum mau mengungkap lebih rinci mengenai oknum yang dimaksudnya tersebut.
"Nanti akan saya ungkap secara keseluruhannya dan saya berharap ini harus selesai tuntas karena ini sudah bertahun-tahun berjalan," katanya.
Ia mengatakan untuk menutup celah penipuan tersebut, pihaknya telah meminta pemerintah agar Bulog bisa menjadi pemasok tunggal beras bantuan untuk masyarakat miskin.
Selain itu, untuk memberi efek jera, pihaknya juga meminta bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangani kasus tersebut karena nilai program BNPT mencapai angka Rp60 triliun.
[Gambas:Video CNN] (hns/agt)