Mengutip Reuters, Senin (23/9), harga minyak mentah berjangka Brent turun 12 sen menjadi US$64,28 per barel, sedangkan minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) melemah 4 sen ke level US$58,09 per barel.
Pelemahan harga minyak mentah dunia sejalan dengan penurunan harga saham setelah pejabat pertanian China batal mengunjungi kawasan pertanian di AS, seperti Montana dan Nebraska pada pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga minyak bahkan sempat melonjak hingga lebih dari 10 persen karena serangan pesawat tanpa awak (drone) terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi pada dua pekan lalu.
Produsen AS disebutkan sedang mengunci keuntungan pada tahun ini pasca harga minyak naik signifikan setelah serangan di Arab Saudi.
U.S. Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menyatakan manajer keuangan menaikkan posisi beli di minyak berjangka AS sebanyak 11.209 kontrak menjadi 220.758 kontrak hingga 17 September 2019.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)