Optima Prima menjadi perusahaan ke-37 yang tercatat melantai di bursa saham, dengan kode emiten OPMS. Perusahaan melepas 400 juta saham baru atau setara 40 persen modal yang ditempatkan dan disetor.
Perusahaan meraup dana segar sebesar Rp54 miliar dari aksi korporasinya tersebut. "Langkah IPO ini sebagai batu loncatan untuk mewujudkan perusahaan sebagai pionir penyedia besi scrap," ujar Komisaris Utama OPMS Sumardi Wijaya, seperti dikutip dari Antara, Senin (23/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama OPMS Meilyna Widjaja sebelumnya bilang dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, seperti pembelian kapal bekas yang akan dijadikan besi scrap.
[Gambas:Video CNN] (bir)