Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent menetap di level US$62,74 per barel. Begitu juga dengan harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) yang bertengger di level US$56,41 per barel.
Harga minyak sempat melemah pada awal sesi perdagangan saat komite intelijen Dewan Perwakilan AS mengungkap fakta bahwa Trump menggunakan kantornya untuk meminta campur tangan negara lain dalam pemilihan presiden 2020 mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pihak dari Arab Saudi mengaku telah memulihkan kapasitas produksi minyaknya lebih cepat setelah serangan. Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman menyatakan produksi akan sepenuhnya kembali seperti semula pada akhir September 2019.
Komentar Trump yang mengisyaratkan penyelesaian perang dagang AS dengan China akan terjadi dalam waktu dekat turut memberikan sentimen pada pergerakan harga minyak dunia kemarin. Trump menyebut China siap membuat kesepakatan dengan AS.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)