"Sesuai hasil evaluasi yang kami lakukan di lapangan pada sejumlah pelabuhan penyeberangan daerah ini seusai gempa, tidak ada masalah, kecuali pelabuhan penyeberangan Waipirit menuju pelabuhan Hunimua Desa Liang yang mengalami keretakan pada beberapa bagian," ujar Eddy seperti dikutip dari Antara, Jumat (27/9).
Operasional Pelabuhan Waipirit sempat terhenti karena guncangan gempa yang menyebabkan retakan antara sambungan dari jalan ke arah dermaga dan menimbulkan pecahan dengan lebar sekitar satu meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua kapal feri penyeberangan itu kemarin tidak bisa beroperasi karena, selain terjadi gempa, 80 persen anak buah kapal (ABK) bertempat tinggal di Kota Ambon.
"Karena terjadi gempa-gempa susulan, mereka khawatir pada sanak keluarga sehingga meminta izin turun (tidak bertugas sementara," jelasnya.
[Gambas:Video CNN] (antara/sfr)