Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan seluruh tol tersebut merupakan jalan baru. Beberapa diantaranya, saat ini sudah mulai dibangun.
"Maka tidak akan kurang dari 2.500 Km jalan tol yang akan dibangun ke depan," kata Basuki, Jumat (27/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut pemerintah akan menggunakan berbagai skema untuk mendanai pembangunan jalan tol tersebut, termasuk memaksimalkan peran sektor swasta melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
"Jalan tol tersebut akan dibangun melalui investasi baik yang sifatnya penugasan seperti Jalan Tol Trans Sumatera, program pemerintah, maupun prakarsa badan usaha," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, pemerintah harus kerja keras untuk mencapai target operasional jalan tol sepanjang 1.852 Km pada periode 2015-2019. Basuki menuturkan jalan tol yang dipastikan dapat beroperasi hingga akhir tahun sepanjang 1.500 Km.
Itu berarti, target operasional jalan tol masih kurang 352 Km pada periode pertama pemerintahan Jokowi.
"Tapi kami upayakan sampai akhir Desember bisa 1.852 Km. Masih kami upayakan terus, ini kan masih 3 bulan lagi," paparnya.
Ia mengaku kendala operasional jalan tol terdapat pada pembebasan lahan. Kendala tersebut terjadi di ruasan Tol Palembang-Betung.
Jika tol tersebut tersambung, maka ia meyakini target 1.852 kilometer bisa terealisasi. "Ini masih kami upayakan finalnya nanti," tuturnya.