Sumber dari Reuters, Selasa (1/10), menyebut usulan menghapus perusahaan China dari papan bursa saham AS sejalan dengan meningkatnya kekhawatiran keamanan dalam Pemerintahan Trump atas kegiatan perusahaan China di Negeri Paman Sam.
Penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro membantah informasi tersebut dan mengatakan lebih dari setengah informasi tersebut sangat tidak akurat atau hanya palsu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memberikan tekanan lebih dan berusaha memisahkan secara paksa hubungan China-AS akan merusak kepentingan perusahaan dan orang-orang China dan AS, menciptakan kekacauan di pasar keuangan, serta membahayakan perdagangan global, serta pertumbuhan ekonomi," imbuh Geng.
Perang dagang membuat masing-masing pihak telah menetapkan tarif terhadap satu sama lain bernilai hingga ratusan miliar dolar. Wakil Menteri Perdagangan China Wang Shouwen berharap kedua belah pihak dapat menyelesaikan sengketa perdagangan dengan sikap tenang dan rasional.
[Gambas:Video CNN] (hns/bir)