PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola Jalan Tol Pandaan-Malang menyebutkan jalan tol seksi 1 sampai seksi 3 sudah diberlakukan tarif sejak 9 Agustus 2019 lalu.
"Saat ini untuk Seksi 4 sudah selesai konstruksi 100 persen dan baru-baru ini telah selesai melewati tahap uji laik oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," ujar Direktur Utama PT JPM Agus Purnomo dalam keterangan tertulis, Jumat (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:PT PP Ajukan Diri Garap Tol Malang-Kepanjen |
Komisaris Utama Jasa Marga Sapto Amal Damandari juga turut menargetkan JPM mempercepat pembangunan konstruksi Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 5 (Pakis-Malang) sepanjang 3,11 Km yang progresnya telah mencapai 76,04 persen pada akhir September 2019.
[Gambas:Video CNN]
Jalan Tol Pandaan-Malang memiliki total panjang 38,48 Km. Pembangunannya dibagi dalam lima seksi. Tiga seksi sudah diresmikan Presiden pada 13 Mei 2019. Ketiga seksi itu adalah Seksi 1 (Pandaan-Purwodadi) sepanjang 15,475 Km, Seksi 2 (Purwodadi-Lawang) 8,05 Km, dan Seksi 3 (Lawang-Singosari) 7,10 Km. Sementara itu, Seksi 4 (Pakis 1-Pakis 2) sepanjang 4,75 Km dan Seksi 5 (Pakis-Malang) sepanjang 3,11 Km masih dalam tahap penyelesaian.
Meski bukan termasuk bagian Tol Trans Jawa, Jalan Tol Pandaan-Malang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Jalan tol ini dapat memangkas waktu tempuh antara Surabaya dan Malang yang sebelumnya 4 jam-5 jam menjadi 1 jam-1,5 jam.