Pengurangan ditempuh sebagai bagian dari kebijakan pemotongan biaya operasional yang dilakukan bos baru HSBC Noel Quinn. Efisiensi tersebut dilakukan karena bank tersebut kini tengah berjuang untuk menyesuaikan diri dengan penurunan suku bunga, Brexit dan perang dagang antara AS dengan China yang sudah berjalan lama.
"Kami sudah tahu selama bertahun-tahun bahwa kami perlu melakukan sesuatu pada basis biaya kami yang komponen terbesar di antaranya adalah orang. Sekarang kami akhirnya menangkap masalah itu," kata sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip dari AFP, Senin (7/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:HP Inc Bakal PHK 9.000 Karyawan |
Pemangkasan bertujuan untuk mengatasi gejolak global. Namun di tengah kebijakan tersebut, laba bersih HSBC justru dilaporkan naik 18,6 persen YoY menjadi $ 8,5 miliar pada semester I 2019 kemarin.
Suku bunga yang lebih rendah berarti lebih sedikit untung dari pinjaman yang dibuat oleh bank, terutama jika mereka menawarkan pengembalian deposito yang lebih tinggi untuk menarik pelanggan.
Bulan lalu pemberi pinjaman terbesar kedua Jerman Commerzbank mengatakan pihaknya berencana untuk memangkas 4.300 pekerja mereka. Jumlah tersebut mencapai sepersepuluh dari tenaga kerjanya.
Bukan hanya itu saja, mereka juga menutup 200 cabang. Deutsche Bank telah mengumumkan 18.000 pemutusan hubungan kerja dan Societe Generale 1.600 orang Prancis.
[Gambas:Video CNN]
(afp/agt)