Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) merosot Rp5.000, dari Rp684 ribu menjadi Rp679 ribu per gram pada hari ini.
Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp405 ribu, 2 gram Rp1,47 juta, 3 gram Rp2,18 juta, 5 gram Rp3,62 juta, 10 gram Rp7,18 juta, 25 gram Rp17,85 juta, dan 50 gram Rp35,63 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp71,2 juta, 250 gram Rp177,75 juta, 500 gram Rp355,3 juta, dan 1 kilogram Rp710,6 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas di pasar internasional akan melemah karena sentimen meningkatnya imbal hasil (yield) surat utang Amerika Serikat (US Treassury) bertenor 10 tahun. Ia memperkirakan harga emas akan bergerak di rentang US$1.480 sampai US$1.512 per troy ons pada hari ini.
Selain itu, pelemahan harga emas juga didorong oleh kelanjutan perang dagang antara AS-China. Kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu akan kembali menggelar negosiasi pada Kamis (10/10) mendatang.
Kendati begitu, kedua belah pihak sejatinya memiliki keinginan yang berbeda. Hal ini, katanya, bisa menjadi peluang penguatan harga emas ke depan.
AS ingin kesepakatan yang komprehensif meliputi perlindungan hak kekayaan intelektual perusahaan asal Negeri Paman Sam. Sementara China hanya ingin kesepakatan parsial yang meliputi pembelian produk pertanian AS dan pengurangan tarif barang impor produk dari Negeri Tirai Bambu.
"Pasar masih mewaspadai negosiasi dagang antara kedua pihak. Jadi harga emas bisa sewaktu-waktu menguat kembali," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (lav)