Hal ini tercermin dari data Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) yang mengungkapkan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 13,39 persen, lebih rendah dari 19,17 persen pada kuartal sebelumnya.
Disebutkan, pertumbuhan kegiatan usaha positif, antara lain ditopang pertumbuhan sektor konstruksi yang meningkat. Sementara itu, perlambatan kegiatan usaha terutama terjadi pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan, khususnya pada subsektor pertanian tanaman bahan makanan yang dipengaruhi oleh faktor musim kemarau yang berkepanjangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi keuangan, kondisi likuiditas dan kerentanan dunia usaha serta akses kredit masih cukup baik meskipun relatif menurun dibandingkan kuartal sebelumnya.
Menurut BI, responden memprakirakan kegiatan usaha tetap tumbuh positif, meskipun tidak setinggi periode sebelumnya. Hal ini terindikasi dari SBT prakiraan kegiatan usaha pada kuartal IV 2019 sebesar 9,13 persen.
Optimisme terhadap kegiatan usaha ke depan juga tercermin dari prakiraan investasi dan penggunaan tenaga kerja yang meningkat pada kuartal IV 2019.
[Gambas:Video CNN] (antara/lav)