Sebagai informasi, MUFG Group Inc yang berbasis di Jepang telah mengakuisisi 73,8 persen saham Bank Danamon sehingga menjadi pemegang saham mayoritas.
Yasushi baru ditunjuk sebagai pucuk pimpinan Bank Danamon melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Selasa (1/10) silam. Ia menggantikan Sng Seow Wah yang memasuki masa pensiun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bank Danamon Resmi Tunjuk Dirut Baru |
Dengan demikian, sinergi dari keduanya diharapkan dapat mengembangkan bisnis dua perusahaan. Sinergi itu, juga diperkuat dengan penggabungan usaha (merger) operasional Bank Danamon dengan PT Bank Nusantara Parahyangan (BNP). Untuk diketahui, MUFG Group juga menjadi pemegang saham mayoritas BNP sebanyak 67,59 persen.
"Jadi kami ingin mencoba untuk capture seluruh proses bisnis ini," imbuhnya.
Dengan keterbatasan itu, ia menyebut MUFG Bank tidak bisa memaksimalkan potensi dari nasabahnya.
"Ini potensi bisnis yang besar untuk mendukung value chain customer kami, karena Danamon adalah bank nasional dengan jaringan yang luas," katanya.
Selain fokus kepada bisnis korporasi, ia menuturkan MUFG Bank juga telah ikut serta pada beberapa proyek infrastruktur. Beberapa proyek yang telah mendapatkan pendanaan dari MUFG Bank antara lain Tol Balikpapan-Samarinda, LRT Palembang, dan LRT Jabodebek.
[Gambas:Video CNN] (ulf/lav)