Sebelumnya, pemerintah berencana memperpanjang landas pacu Bandara Marinda, di Waisai, Pulau Waigeo, hingga 1.525 meter. Perpanjangan landas pacu diperlukan untuk mendukung konektivitas di destinasi wisata bahari unggulan tersebut.
"Bandara Raja Ampat selesai tahun depan (2020). Hal yang pasti, Bandara ini akan segera diselesaikan dulu. Sekarang kurang panjang dan ada masalah safety," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seperti dikutip Antara, Minggu (13/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Budi, pembangunan bandara di selatan Raja Ampat itu membutuhkan dana setidaknya Rp1 triliun. "Kantong kita ini kan tidak banyak sekali. Kami lihat potensi pariwisatanya, kalau ada potensi bagus kami akan lakukan pembangunan segera," sebutnya.
Pasalnya, Misool memiliki objek wisata bawah laut yang menakjubkan. Bahkan, National Geographic memberi penilaian tinggi terhadap alam bawah laut Misool.
"Sudah tersedia lahannya, jadi nanti (Raja Ampat) keistimewaannya punya dua gate (gerbang). Kalau destinasi wisata yang lain cuma satu gerbang. Penerbangan ke Raja Ampat bisa lewat Misool atau Waigeo," ucap Abdul.