"Saat ini Garuda Indonesia tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama Boeing.co sebagai pabrikan pesawat atas temuan tersebut", ujar VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (16/10).
Perusahaan, sambung ia, telah menginspeksi seluruh armada Boeing 737-800 NG yang mencapai 30 ribu siklus terbang (flight cycle). Hal itu sebagai tindak lanjut dari imbauan Federal Aviation Administration (FAA) melalui Continued Airworthiness Notification to the International Community (CANIC).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan penerbangan sesuai regulasi yang berlaku", jelasnya.
Iksan menegaskan, sebagai maskapai penerbangan nasional, perusahaan terus berupaya mengedepankan komitmen dan budaya keselamatan dalam seluruh lini operasionalnya.
[Gambas:Video CNN] (sfr)