Hal itu terungkap dari laporan Melbourne Mercer Global Pension Index (MMGPI) 2019 yang dirilis di Indonesia pada Senin (21/10) hari ini.
Skor Indonesia berada dalam kategori Grade C dengan rentang angka antara 50-60. Artinya, sistem pensiun Indonesia memiliki beberapa fitur yang bagus, tetapi juga ada risiko yang perlu diatasi. Grade ini setara dengan beberapa negara maju seperti Italia, Spanyol, Polandia, dan Austria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Retirement Business Leader Mercer Jovita Sadach menyampaikan penurunan skor Indonesia disebabkan oleh meningkatnya usia hidup yang justru menjadi pemicu turunnya angka pada indeks tersebut.
Dirinya juga menambahkan perubahan politik juga menyebabkan perubahan-perubahan regulasi sehingga hal itu berpotensi menjadi faktor yang menyebabkan Indonesia mengalami penurunan indeks pensiun.
Lihat juga:Efisiensi, Situs Beritagar PHK 17 Karyawan |
Senada dengan Jovita, Presiden Direktur Mercer Indonesia Bill Johnston mengatakan ada beberapa pekerjaan rumah bagi Indonesia untuk memperbaiki sistem pensiunnya.
"Termasuk memberikan tunjangan minimum untuk penduduk lanjut usia ekonomi rendah, menaikkan iuran program pensiun, memperbaiki peraturan sistem pensiun swasta, memperbaiki komunikasi kepada anggota program pensiun dan menaikkan batas usia pensiun sesuai dengan peningkatan usia harapan hidup," jelas Johnston.
Melbourne Mercer Global Pension Index merupakan survei perbandingan sistem pensiun yang membandingkan 37 negara yang mencakup hingga 63 persen populasi di dunia.
[Gambas:Video CNN] (hns/lav)