Padahal, IHSG dibuka positif pagi ini dan bertengger di level 6.207. Sejak pagi hingga siang ini, indeks bergerak dalam rentang 6.179-6.229.
Mayoritas atau sebanyak 204 saham terjungkal, sedangkan hanya 159 saham yang menguat, dan 153 saham bergerak stagnan. Selain itu, pelaku pasar asing juga terlihat jual bersih (net sell) di all market sebesar Rp73,61 miliar dan di pasar reguler sebesar Rp25,02 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IHSG sejauh ini masih wait and see terkait dengan posisi menteri. Naik dan turun, tapi kalau dilihat lagi masih stagnan," ujar Nico kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/10).
"Bu Ani (Sri Mulyani) dapat mengelola manajemen keuangan dengan dengan baik," imbuhnya.
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, pasar juga menanti kabinet kerja Jokowi di periode kedua secara utuh sebelum melakukan aksi beli yang lebih banyak di pasar modal. Dengan demikian, IHSG baru akan bergerak signifikan setelah ada kepastian dari Jokowi mengenai jajaran lengkap kabinet kerjanya.
"Harus menunggu kabinet utuh untuk melihat posisi dan orang yang menempatinya siapa saja untuk bisa mengangkat IHSG lebih tinggi lagi," jelas dia.
Informasi saja, mayoritas indeks sektoral terlihat merah siang ini. Sektor aneka industri menjadi yang paling lemah dengan penurunan 1,37 persen.
"Jokowi meminta saya. Saya tetap ditugaskan menteri keuangan," pungkas dia. (aud/lav)