Harga Emas Antam Naik Jadi Rp751 Ribu per Gram pada Hari Ini

CNN Indonesia | Kamis, 24/10/2019 09:07 WIB
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp751 Ribu per Gram pada Hari Ini Ilustrasi Emas Antam. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Antam berada di posisi Rp752 ribu per gram pada Kamis (24/10) atau naik Rp1.000 dari Rp751 ribu per gram pada Rabu (23/10). Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) naik Rp1.000 dari semula Rp672 ribu menjadi Rp673 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp400 ribu, 2 gram Rp1,45 juta, 3 gram Rp2,15 juta, 5 gram Rp3,57 juta, 10 gram Rp7,08 juta, 25 gram Rp17,6 juta, dan 50 gram Rp35,13 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp70,2 juta, 250 gram Rp175,25 juta, 500 gram Rp350,3 juta, dan 1 kilogram Rp700,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.495,1 per troy ons atau melemah 0,04 persen. Sementara harga emas di perdagangan spot menguat 0,01 persen ke posisi US$1.492,32 per troy ons pada pagi ini.

Analis Maxco Futures Suluh Adil Wicaksono memperkirakan harga emas di pasar internasional akan bergerak di kisaran US$1.480 per troy ons hingga US$1.500 per troy ons pada hari ini. Harga emas memiliki potensi menguat dan melemah pada hari ini.

Harga emas bisa menguat bila rilis data konsumsi barang tahan lama (core durable goods) lebih rendah dari ekspektasi pasar. Begitu pula dengan rilis data manufaktur Amerika Serikat yang diekspektasikan melemah.

"Hal ini akan membuat potensi dolar AS melemah dan mengangkat potensi emas kembali mendekati level resistance US$1.509 per troy ons," kata Suluh kepada CNNIndonesia.com, Kamis (24/10).

Sementara, menurutnya, harga emas juga berpotensi melemah bila ada perkembangan dari proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Britania Exit/Brexit). Selain itu, akan pula dipengaruhi oleh kepastian kebijakan moneter dari bank sentral AS, The Federal Reserve.

"Secara keseluruhan, harga emas masih akan menarik ketika pekan ini pelaku pasar juga menantikan Fed Rate di akhir bulan ini," jelasnya.

(uli/agt)