Kepala Negara menegaskan pihaknya sudah selesai menyeleksi para wakil menteri yang akan membantu beberapa kementerian.
Jokowi bahkan menyebutkan bahwa wakil-wakil menteri ada yang berasal dari kalangan politikus dan profesional. Hal terpenting, menurut dia, para wakil menteri harus memiliki kompetensi yang mendukung kerja para menteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berikan contoh, misalnya di BUMN, kalau memang menterinya membutuhkan wakil menteri sampai tiga, dan itu diperlukan ya gak apa-apa," ujar Jokowi.
[Gambas:Video CNN]
Jokowi mengaku sudah berpesan kepada Menteri BUMN Erick Thohir agar mengelola perusahaan negara dengan manajemen korporasi, tapi tetap berorientasi untuk kepentingan rakyat danbukan melulu meraih keuntungan.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu menegaskan akan segera memfinalisasi nama-nama wakil menteri, kemudian mengumumkan dan melantiknya dalam waktu dekat. Kendati demikian, dia enggan menyebutkan jumlah wakil menteri yang akan dilantik.
"Akan segera dilantik secepatnya. Jumlahnya masih belum hitung. Nanti finalisasinya ini, kira kira malam ini," tegas Jokowi.
Ia menolak menyebutkan nama calon yang ia ajukan kepada Jokowi. Ia hanya memastikan calon yang diajukan tidak ada yang berasal dari kalangan swasta.
Erick mengatakan lebih mengutamakan wakil menteri dari kalangan BUMN daripada unsur lain. Erick meminta kepada Presiden Jokowi untuk memberikan wakil menteri kepadanya. Ia meminta wakil menteri karena tanggung jawab menteri BUMN dinilai besar. (fra/lav)