Sekretaris Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Susiwijono mengungkapkan Airlangga telah menekankan bahwa kepentingan nasional dan bangsa tidak boleh dinomorduakan, termasuk oleh kepentingan politik maupun golongan.
"National interest yang utama," ujar Susiwijono menirukan ucapan Airlangga, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (30/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Lima Cara Membayar Iuran BPJS Kesehatan |
Usai dilantik, sambung ia, Airlangga langsung mengumpulkan semua jajaran pejabat tinggi di Kemenko Perekonomian.
Langkah ini diambil Airlangga untuk mengidentifikasi kondisi perekonomian, mendengar permasalahan yang timbul, menyiapkan langkah antisipasi dan mencari alternatif kebijakan yang dapat segera diambil pemerintah.
Bahkan, secara khusus, Airlangga juga telah menggelar rapat pimpinan internal terkait penyusunan omnibus law, yang memang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo, serta isu-isu strategis lain seperti masalah ekonomi makro, pangan, green refinery, investasi, Proyek Strategis Nasional, dan Kawasan Ekonomi Khusus.
"Pekan pertama menjabat, rapat omnibus law serta isu strategis lain langsung diselenggarakan. Ini tentu menunjukkan komitmen dan semangat Pak Menko dan jajarannya dalam menjalankan tugasnya", tuturnya.
Selanjutnya, sudah ada beberapa rapat koordinasi tingkat menteri yang segera dilaksanakan di antaranya persiapan partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada Hannover Messe 2020 pekan ini. Usai Airlangga menghadiri ASEAN Summit di Bangkok pekan ini, ia juga akan menggelar rapat koordinasi tentang kilang TPPI Tuban, isu pangan, dan cipta lapangan kerja.
[Gambas:Video CNN] (sfr)