Tercatat, kementerian yang dipimpin Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tersebut mendapatkan alokasi anggaran terbesar, yakni Rp110,7 triliun dalam APBN 2019.
"Dari sisi jumlah penyerapan hingga akhir September, PUPR yang memiliki anggaran terbesar masih belum menyelesaikan 50 persen dari anggarannya," ujar Sri Mulyani saat rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (4/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serapan Kementerian Sosial mencapai 83,3 persen dari anggaran sebesar Rp58,9 triliun. Serapan anggaran Kepolisian RI mencapai 76,8 persen dari anggaran Rp86,2 triliun.
Sementara itu, serapan anggaran Kementerian Kesehatan mencapai 75,5 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp58,7 triliun. Serapan anggaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) mencapai 68,6 persen dari alokasi Rp41,3 triliun.
Terakhir, serapan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencapai 61,4 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp36 triliun.
Sri Mulyani menjelaskan Kementerian Keuangan sendiri memiliki serapan 60,8 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp31,6 triliun.
"Dibanding tahun lalu, dari 10 kementerian lembaga dengan anggaran terbesar, tahun ini serapannya lebih tinggi, kecuali PUPR," tutupnya.
[Gambas:Video CNN] (ara/age)