Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2019 hanya 5,02 persen secara tahunan. Realisasi tersebut melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, 5,17 persen. Raihan itu juga lebih rendah dari kuartal II 2019 sebesar 5,05 persen.
Meski pertumbuhan ekonomi melambat, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi bilang realisasinya tetap lebih tinggi dari ekspektasi pasar di level 5,01 persen. Karenanya, ia memperkirakan capaian tersebut menjadi katalis utama penggerak IHSG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan tetapi, pelemahannya mulai terbatas," jelasnya.
IHSG terpantau menguat pada perdagangan Selasa (5/11). Indeks ditutup di level 6.264 naik 83,8 poin atau 1,36 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street bergerak variatif. Indeks Dow Jones naik 0,11 persen ke posisi 27.492 S&P 500 turun 0,12 persen ke level 3.074, dan Nasdaq Composite naik 0,02 persen menjadi 8.434.
[Gambas:Video CNN] (ulf/bir)