Dikutip dari Antara, Direktur Keuangan Pertamina Pahala Mansury mengungkap laba perseroan tersebut belum dimasukkan komponen kompensasi karena masih menunggu audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Laba kami kuartal III kurang lebih US$753 juta. Tapi kalau dimasukkan komponen penggantian atau kompensasi harga jual sekitar US$1 miliar, jadi total sekitar US$1,7 miliar," papar Pahala, Kamis (7/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahala mengatakan sebanyak 60 persen dari belanja modal memang dialokasikan di sektor hulu di mana paling besar untuk pengembangan Blok Mahakam sekitar US$900 juta hingga US$1 miliar.
Sementara sektor hilir, perusahaan pelat merah akan fokus mengembangkan kilang yang akhir tahun diperkirakan mencapai US$800 juta.
[Gambas:Video CNN] (antara/age)