Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku akan memanggil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terlebih dahulu untuk mengecek kembali penggunaan dana desa dan jumlah desa yang ada di Indonesia. Sejauh ini, ia belum bisa berspekulasi mengenai penyebab keberadaan desa 'siluman' tersebut.
"Nanti kami lihat dulu karena kan itu perlu audit, kami lihat laporan audit BPK nya," ujarnya, Jumat (8/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mendengar beberapa masukkan karena ada transfer yang '' dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maka sekarang muncul desa-desa baru yang bahkan tidak ada penduduknya. Hanya untuk bisa mendapatkan (dana desa)," kata Sri Mulyani.
"Tidak menutup kemungkinan selain kasus desa siluman di Konawe Sulawesi Tenggara, masih ada dana desa disalahgunakan oleh pihak tertentu di tempat lainnya," pungkas dia.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)