RTI Infokom mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp8,16 triliun dengan volume 9,22 miliar saham. Pelaku pasar asing tercatat jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp988,99 triliun.
Pada penutupan kali ini, 174 saham bergerak menguat, 228 turun, dan 146 lainnya tidak bergerak. Di sisi lain, mayoritas indeks sektoral menguat. Sektor properti memimpin kenaikan sebesar 1,25 persen. Sementara itu, sektor industri dasar dan aneka industri terpantau melemah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Berpotensi Menguat Menutup Akhir Pekan |
Kenaikan indeks saham sejalan dengan perbaikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Bank Indonesia (BI) mencatat kuartal ketiga tahun ini defisit US$46 juta. Namun, angka ini membaik dibandingkan defisit kuartal kedua yang mencapai US$2 miliar.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko bilang NPI menunjukkan ketahanan eksternal ekonomi RI tetap terjaga, di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.
"Kondisi tersebut ditopang oleh defisit neraca transaksi berjalan yang membaik, serta surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat," ujar Onny melalui keterangan resmi, Jumat (8/11).
[Gambas:Video CNN] (ulf/agt)